Balita Samarinda Buta dan Lumpuh Usai 3 Operasi, Diduga Alat Medis Bermasalah

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda, ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, kembali menjadi sorotan publik setelah seorang balita berusia 1 tahun 4 bulan mengalami kebutaan dan kelumpuhan pasca menjalani tiga kali operasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Wahab Sjahranie (AWS). Kondisi kritis yang dialami anak tersebut memunculkan dugaan adanya malfungsi pada alat medis yang digunakan selama prosedur medis tersebut.

Balita yang diketahui bernama Radeva ini pertama kali dirawat di RSUD AWS pada Februari 2025 karena keluhan kesehatan yang tidak dijelaskan secara rinci. Setelah menjalani tiga kali operasi, kondisi Radeva justru memburuk, dengan gejala kebutaan dan kelumpuhan pada sebagian tubuhnya. Keluarga pasien melaporkan bahwa alat medis yang digunakan selama operasi diduga tidak berfungsi dengan baik, yang mungkin menjadi penyebab utama komplikasi tersebut.

Menanggapi laporan keluarga pasien, pihak RSUD AWS memberikan klarifikasi bahwa mereka telah melakukan prosedur medis sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Namun, mereka juga menyadari pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap peralatan medis yang digunakan untuk memastikan keselamatan pasien.

Baca Juga :  Setelah Mantan Kadis Korupsi Lahan Transmigrasi, Apakah Bos Perusahaan Tambang ditahan?

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Adnan Faridan, bersama Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kaltim, turun langsung ke RSUD AWS untuk meninjau kondisi Radeva. Mereka mendesak agar pihak rumah sakit melakukan investigasi mendalam terkait dugaan malfungsi alat medis dan memastikan tidak ada lagi pasien yang dirugikan akibat kelalaian serupa.

Dugaan malfungsi alat medis menjadi sorotan utama dalam kasus ini. Beberapa ahli medis menyatakan bahwa penggunaan alat medis yang tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk kebutaan dan kelumpuhan. Pentingnya pemeliharaan dan kalibrasi rutin terhadap alat medis menjadi aspek krusial dalam mencegah kejadian serupa di masa depan.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Pusat Tinjau Kegiatan UMKM dan Inovasi Daerah di Convention Hall Samarinda

Saat ini, Radeva masih menjalani perawatan intensif di RSUD AWS. Keluarga pasien berharap agar proses pemulihan berjalan lancar dan Radeva dapat kembali sehat seperti sedia kala. Mereka juga mengharapkan adanya dukungan moral dan materiil dari pemerintah dan masyarakat untuk membantu biaya pengobatan dan rehabilitasi yang diperlukan.

Kasus yang menimpa Radeva menjadi pengingat pentingnya kualitas dan keamanan alat medis yang digunakan di fasilitas kesehatan. Pihak rumah sakit dan pemerintah diharapkan dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap peralatan medis yang ada, serta meningkatkan pengawasan dan pemeliharaan rutin untuk mencegah terjadinya malfungsi yang dapat membahayakan nyawa pasien. Selain itu, transparansi dalam proses investigasi dan komunikasi yang baik antara pihak rumah sakit, pemerintah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk membangun kembali kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan di Samarinda.

Berita Terkait

Kodim 0507/Kota Bekasi Bergerak, Penyiraman Jalan Dilakukan di Tengah Dampak Abu Vulkanik
Pasokan Air Bersih Terganggu, IPA Bantuas Setop Operasi Akibat Intrusi Air Laut di Samarinda
Cekcok Klakson Berujung Pengemudi Ojol Ditodong Airsoft Gun di Samarinda
REI SARAH Hadirkan “suara”, Percakapan Batin tentang Kesendirian dan Harapan untuk Dicintai
TNI dan Warga Nagekeo Duduk Bersama di Pengungsian, Pulihkan Semangat Usai Gempa
Pesan Reflektif Sjafrie: Kehormatan Pribadi Menjadi Fondasi Martabat Bangsa
Siapa Saja yang Disebut di Sidang Satelit 123° BT? Tiga Terdakwa Terungkap, Nama Sjafrie Tak Ditemukan
TNI Habema Evakuasi Jenazah Warga Korban Penembakan OPM dari Jurang 50 Meter
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:57 WIB

Kodim 0507/Kota Bekasi Bergerak, Penyiraman Jalan Dilakukan di Tengah Dampak Abu Vulkanik

Jumat, 4 September 2026 - 14:32 WIB

Pasokan Air Bersih Terganggu, IPA Bantuas Setop Operasi Akibat Intrusi Air Laut di Samarinda

Kamis, 3 September 2026 - 15:28 WIB

Cekcok Klakson Berujung Pengemudi Ojol Ditodong Airsoft Gun di Samarinda

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:38 WIB

TNI dan Warga Nagekeo Duduk Bersama di Pengungsian, Pulihkan Semangat Usai Gempa

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Pesan Reflektif Sjafrie: Kehormatan Pribadi Menjadi Fondasi Martabat Bangsa

Berita Terbaru

ai-girlfriend

Our Dream: A Vision for the Future

Selasa, 8 Sep 2026 - 14:36 WIB