Dishub Gelar Razia Kendaraan Pelajar, 64 Motor Tanpa Surat Lengkap Terjaring Judul SEO:

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dishub Gelar Razia Kendaraan Pelajar, 64 Motor Tanpa Surat Lengkap Terjaring

Jakarta – Dalam upaya meningkatkan keselamatan berkendara dan menertibkan lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) bekerja sama dengan kepolisian dan instansi terkait menggelar razia kendaraan pelajar di sejumlah titik rawan pelanggaran di Jakarta pada Senin (2/6). Hasilnya, sebanyak 64 sepeda motor milik pelajar terjaring dalam operasi tersebut karena tidak memenuhi kelengkapan surat kendaraan dan pelanggaran aturan lalu lintas lainnya.

Operasi ini merupakan bagian dari program penegakan hukum yang secara khusus menyasar kendaraan yang dikendarai oleh pelajar, terutama di jam-jam masuk dan pulang sekolah. Tujuannya adalah untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan yang melibatkan pelajar, yang belakangan ini meningkat.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andi Yuliyanto, razia ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan generasi muda. “Kami mendapati banyak pelajar yang berkendara tanpa SIM, tidak mengenakan helm, dan tidak membawa STNK. Ini sangat berbahaya dan bisa mengancam keselamatan mereka maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya saat konferensi pers di Kantor Dishub Jakarta.

Fokus Razia: Keselamatan dan Ketertiban

Razia kendaraan pelajar ini menyasar area sekitar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA), yang selama ini diketahui sebagai lokasi rawan pelanggaran oleh pelajar. Dalam razia tersebut, petugas gabungan dari Dishub dan Satlantas menginspeksi kendaraan pelajar secara acak.

Baca Juga :  Ribuan Warga Kampung Sidrap Ber-KTP Bontang Tak Dapat Bantuan Sosial, Ini Alasannya

Dari 64 motor yang terjaring, sebanyak 42 pengendara tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), 17 kendaraan tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan 5 motor teridentifikasi menggunakan knalpot brong atau modifikasi ilegal.

“Para pelanggar diberikan surat tilang dan kendaraan mereka diamankan sementara di kantor Dishub. Kami juga memanggil orang tua atau wali siswa untuk datang mengambil motor tersebut dengan membawa kelengkapan surat yang sesuai,” jelas Andi.

Pelibatan Sekolah dan Orang Tua

Dishub menegaskan bahwa razia kendaraan pelajar tidak hanya bersifat represif, tapi juga edukatif. Sosialisasi kepada pihak sekolah dan orang tua telah dilakukan sebelumnya, agar mereka turut mengawasi dan mencegah anak-anak mereka mengendarai kendaraan bermotor jika belum memenuhi syarat hukum.

Kepala Seksi Lalu Lintas Dishub Jakarta Selatan, Budi Rahmat, mengatakan bahwa peran sekolah sangat penting dalam menanamkan kesadaran berlalu lintas kepada siswa. “Kami bekerja sama dengan sekolah untuk memberikan edukasi melalui seminar dan penyuluhan lalu lintas. Kami ingin pelajar memahami bahwa berkendara bukan hanya soal bisa membawa motor, tapi juga tentang tanggung jawab,” ujarnya.

Data Kecelakaan yang Meningkat

Menurut data dari Ditlantas Polda Metro Jaya, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar mengalami peningkatan 15% dalam enam bulan terakhir. Mayoritas kasus disebabkan oleh kelalaian pengendara muda yang belum memiliki pengalaman berkendara memadai dan cenderung melanggar aturan.

Baca Juga :  Kades Muara Muntai Ilir Tegas Tolak Damai Usai Diserang

“Karena itu, kami mendukung langkah Dishub dalam melakukan razia kendaraan pelajar. Ini menjadi bagian dari upaya preventif agar kecelakaan di kalangan usia muda bisa ditekan,” ujar Kombes Pol Latif Usman, Dirlantas Polda Metro Jaya.

Tanggapan Warga dan Harapan ke Depan

Razia ini mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian besar orang tua mendukung langkah Dishub karena merasa khawatir terhadap anak-anak mereka yang nekat mengendarai sepeda motor ke sekolah tanpa izin.

“Anak saya sempat saya larang bawa motor, tapi tetap nekat. Setelah kena razia dan motornya ditahan, dia baru sadar. Saya sebagai orang tua sangat mendukung kegiatan seperti ini,” kata Rina, orang tua salah satu pelajar di SMA Negeri 48 Jakarta.

Ke depan, Dishub berencana memperluas cakupan razia ke wilayah lain seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang, mengingat kasus serupa juga marak terjadi di daerah penyangga ibu kota.

“Kami berharap semua pihak – sekolah, orang tua, dan masyarakat – dapat ikut berperan aktif dalam menciptakan budaya berkendara yang tertib dan aman,” tutup Andi.

Razia kendaraan pelajar merupakan langkah strategis yang dilakukan oleh Dishub untuk melindungi pelajar dari risiko kecelakaan lalu lintas dan menumbuhkan kesadaran hukum berlalu lintas sejak dini. Dengan keterlibatan aktif orang tua, sekolah, dan aparat penegak hukum, diharapkan pelanggaran yang melibatkan pelajar dapat diminimalisir di masa mendatang.

Berita Terkait

Kodim 0507/Kota Bekasi Bergerak, Penyiraman Jalan Dilakukan di Tengah Dampak Abu Vulkanik
Pasokan Air Bersih Terganggu, IPA Bantuas Setop Operasi Akibat Intrusi Air Laut di Samarinda
Cekcok Klakson Berujung Pengemudi Ojol Ditodong Airsoft Gun di Samarinda
REI SARAH Hadirkan “suara”, Percakapan Batin tentang Kesendirian dan Harapan untuk Dicintai
TNI dan Warga Nagekeo Duduk Bersama di Pengungsian, Pulihkan Semangat Usai Gempa
Pesan Reflektif Sjafrie: Kehormatan Pribadi Menjadi Fondasi Martabat Bangsa
Siapa Saja yang Disebut di Sidang Satelit 123° BT? Tiga Terdakwa Terungkap, Nama Sjafrie Tak Ditemukan
TNI Habema Evakuasi Jenazah Warga Korban Penembakan OPM dari Jurang 50 Meter
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:57 WIB

Kodim 0507/Kota Bekasi Bergerak, Penyiraman Jalan Dilakukan di Tengah Dampak Abu Vulkanik

Jumat, 4 September 2026 - 14:32 WIB

Pasokan Air Bersih Terganggu, IPA Bantuas Setop Operasi Akibat Intrusi Air Laut di Samarinda

Kamis, 3 September 2026 - 15:28 WIB

Cekcok Klakson Berujung Pengemudi Ojol Ditodong Airsoft Gun di Samarinda

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:38 WIB

TNI dan Warga Nagekeo Duduk Bersama di Pengungsian, Pulihkan Semangat Usai Gempa

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Pesan Reflektif Sjafrie: Kehormatan Pribadi Menjadi Fondasi Martabat Bangsa

Berita Terbaru

ai-girlfriend

Our Dream: A Vision for the Future

Selasa, 8 Sep 2026 - 14:36 WIB