Upaya Firmansyah (22) untuk menggelar hiburan terlarang berakhir di tangan pihak kepolisian. Rencana pesta ekstasi gagal setelah Satresnarkoba Polresta Samarinda menciduk pemuda tersebut di sebuah rumah di kawasan Jalan Sejati, Kecamatan Sambutan, pada Minggu (1/2/2026) dini hari.
Baca Juga : Modus Curang UTBK Pakai HP di Dada demi Masuk Fakultas Kedokteran
Penangkapan ini merupakan respons cepat pihak kepolisian atas laporan warga yang merasa terganggu dengan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Warga melaporkan bahwa rumah tersebut sering menjadi lokasi pertemuan pemuda hingga dini hari yang disinyalir kuat berkaitan dengan transaksi barang haram.
Siasat di Balik Rak Sepatu
Dalam penggerebekan yang dilakukan tepat pukul 02.00 Wita, polisi sempat melihat pelaku bersikap gelisah. Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan dengan rapi.
Barang Bukti: 10 butir ekstasi berwarna merah muda dengan merek Rolex.
Modus: Diselipkan di dalam bungkus makanan ringan dan diletakkan di rak sepatu untuk mengelabui petugas.
Sitaan Lainnya: Uang tunai Rp3,3 juta yang diduga hasil transaksi, satu unit ponsel, dan sepeda motor.
Rencana Digunakan Bersama Rekan
Berdasarkan keterangan dari Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, Kompol Bangkit Dananjaya, tersangka mengakui bahwa butiran ekstasi tersebut adalah miliknya. Rencananya, narkotika itu akan didistribusikan kepada lingkaran pertemanannya untuk dikonsumsi dalam sebuah acara malam itu.
“Karena kesigapan petugas di lapangan, rencana pesta ekstasi gagal terlaksana. Tersangka merupakan pengedar yang berniat membagi barang tersebut kepada rekan-rekannya,” ungkap Kompol Bangkit.
Baca Juga : Mobil Strada Tabrak 24 Motor, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
Penyelidikan Jaringan Narkoba
Meskipun pelaku telah diamankan ke Mapolresta Samarinda, pihak kepolisian tidak berhenti sampai di sini. Saat ini petugas tengah melakukan pendalaman intensif untuk melacak sumber utama atau “bandar besar” yang memasok ekstasi Rolex tersebut kepada Firmansyah.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar demi menjaga keamanan kota dari bahaya narkotika.











